Apa Itu Petanque, Cabor Baru di PON 2019

Apa Itu Petanque, Cabor Baru di PON 2019

Apa Itu Petanque, Cabor Baru di PON 2019

Apa Itu Petanque, Cabor Baru di PON 2019

Menjelang digelarnya Pekan Olahraga Nasional (PON) Agustus 2019 mendatang, salah satu jenis olahraga baru mulai diperkenalkan di kalangan masyarakat yakni Petanque (baca:petank). Olahraga ini adalah suatu bentuk permainan yang tujuannya melempar bola besi sedekat mungkin dengan bola kayu yang disebut cochonet. Kaki pelempar juga harus berada di dalam lingkaran kecil yang sudah ditentukan.

Ketua Umum Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) Jatim, Prof Dr

Nurhasan MKes, mengatakan turnamen petanque ini memiliki dua tujuan penting. Pertama, untuk persiapan pra Pekan Olahraga Nasional (PON) dan pra Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV).

Kedua, untuk mempopulerkan petanque khususnya di Jawa Timur dan Indonesia pada umumnya. Dan tentu tujuan akhirnya untuk memaksimalkan persiapan para atlit menuju Sea Games di Philipina, ujar Nurhasan yang saat ini menjabat sebagai Rektor Universitas Negeri Surabaya. Hal tersebut ditegaskan Nurhasan saat menghadiri semarak Petanque Competition, di Wargul New Kampret (Kami Pemersatu Teman), Jl Raya Sidojangkung, Menganti, Gresik pada Minggu (21/04/2019).

Guru Besar bidang Olahraga Unesa tersebut mengapresiasi banyaknya peserta

yang mengikuti Petanque Competition ini. Sejumlah 206 orang terdiri dari 116 tim untuk double open, 60 tim untuk shooting men, dan 30 tim untuk shooting woman. Para peserta tidak hanya berasal dari Jawa Timur, tetapi juga dari berbagai daerah seperti DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Bali, Mataram, dan Malaysia.

Dr Ramdan Pelana, selaku Technical Delegate Petanque Competition yang juga

hadir dalam turnemen tersebut mengatakan, tujuan kegiatan ini adalah untuk mencari bibit atlet dalam rangka persiapan babak kualifikasi Pra Pekan Olahraga Nasional (PON) dan persiapan Pekan Olahraga Nasional (POMNAS) di Jakarta tahun ini.

Ramdan berharap, tahun depan kegiatan semacam ini bisa lebih besar lagi dan mampu mengundang pemain dari luar Indonesia, terutama dari Malaysia, Brunei, dan Philipina. Apalagi, animo terhadap cabang olahraga ini di Indonesia sangat luar biasa.

 

Baca Juga :