Cabut Gunungan, Menag Resmi Buka Aksioma-KSM 2017

Cabut Gunungan, Menag Resmi Buka Aksioma-KSM 2017

Cabut Gunungan, Menag Resmi Buka Aksioma-KSM 2017

Cabut Gunungan, Menag Resmi Buka Aksioma-KSM 2017

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin secara resmi membuka Ajang Kompetisi Seni dan Olahraga Madrasah (Aksioma) dan Kompetisi Sains Madrasah (KSM) di Stadion Mandala Krida Yogyakarta, Senin (7/8) malam. Pembukaan dilakukan Menag dengan mencabut gunungan wayang dan memberikannya kepada Dirjen Pendis Kamaruddin Amin.

Dalam sambutan sebelum membuka acara, Lukman mendorong agar siswa

madrasah bisa menjadi bagian dari kemajuan zaman. Untuk menjawab semua itu, kompetisi seni dan sains digelar setiap tahunnya. Menurut Menang, siswa madrasah tidak hanya harus mengaplikasikan sains dan teknologi, tapi juga iman dan takwa serta cinta tanah air. Menurutnya, ini penting demi mengantarkan bangsa dan negara ke arah yang lebih baik dalam menghadapi zaman yang semakin maju.

“Ini bagian dari pembelaan nusa dan bangsa,” tegas Menag di hadapan sekitar 1178 kontingen dari 34 Provinsi, Senin (7/8).

Selain para pejabat Kementerian Agama lintas eselon, Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Paduka Paku Alam X juga hadir untuk mewakili Gubernur Sri Sultan Hamengku Bowono yang berhalangan hadir.

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X dalam sambutan tertulis yang

dibacakan wagub DIY mengatakan, Aksioma – KSM merupakan momen berharga untuk mencetak siswa madrasah di Indonesia yang memiliki beragam potensi, seperti sains, seni, dan olahraga.

Acara pembukaan juga dimeriahkan sejumlah pentas seni dan budaya yang dibawakan langsung oleh para siswa madrasah. Di antara penampilan mereka ialah, devile andong dengan pakaian daerah dari 34 provinsi.

Yang tidak kalah menarik adalah konfigurasi tari yang dibawakan oleh 550 siswa

madrasah dari DIY dengan sutradara Didik Nini Towok. Pagelaran wayang kulit dengan dalang cilik Fahri Shodiq dari MTs Darul Qur’an Gunungkidul, Yogyakarta juga menambah semarak acara. Puncaknya, panitia juga menghadirkan Cak Nun dan grup musik Kyai Kanjeng, serta Band Letto. (Andi)

 

Sumber :

https://appliedanimalbehaviour.com/