Cara Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis

Cara Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis

Cara Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis

  1. Pengembangan berdasarkan objektivitas

Pengembangan berdasarkan objektifitas merupakan sebuah metode yang dipilh bukan atas kesenangan atau kebutuhan guru semata, melainkan keperluan system belajar. Untuk itu, perlu adanya masukan dari siswa.

  1. Pengembanagan berdasarkan program pengajaran

Dalam proses belajar-mengajar sebaiknya progam yang akan disampaikan kepada siswa disesuaikan dengan kurikulum yang berlaku, baik itu menyangkut isi, struktur maupun lainya.

  1. Pengembangan berdasarkan sasaran progam

Mengenai sasaran progam, media yang digunakan dalam proses belajar-mengajar harus disesuaikan dengan tingkat perkembangan siswanya, baik dari segi bahasa, pemakaian symbol, cara penyampaian kecepatan penyajian maupun waktu penggunaanya.

  1. Pengembangan berdasarkan situasi dan kondisi

Situasi dan kondisi sekolah meliputi tempat dan ruang, baik itu dari ukuran, perlengkapan, maupun ventilasi.sementara situasi dan kondisi siswa ini berupa semangat atau gairah dalam mengikuti pelajaran.

  1. Pengembangan berdasarkan kualitas teknik

Dalam menggunakan  media ini guru sebaiknya, memperhatikan sejumlah prinsip-prinsip tertentu agar media yang digunakan dapat mencapai hasil yang baik diantaranya:

  1. Memilih atau menentukan jenis media yang tepat dan suesuai dengan keebutuhan proses pembelajaran
  2. Menetapkan atau mengguanakan subyek yang tepat
  3. Penyajian media harus tepat
  4. Menunjukan atau memperlihatkan media pada waktu, tempat dan situasi yang tepat.
  1. Kelebihan Dan Kekurangan

Jenis media yang tergolong dalam audio visual diantaranya adalah film, video,dan televise. Untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan dari ketiga jenis media yang termasuk media audio visual tersebut, bias dilihat melalui uraian sebagai berikut.

  1. Film

Kelebihan film

  1. Filim bisa menggambarkan sebuah proses
  2. Bisa menimbulkan kesan ruang dan waktu
  3. Memiliki penggambaran yang bersifat tiga dimensi
  4. Film dapat menampilkan suara seorang ahli sekaligus melihat penampilkan
  5. Suara dalam film dapat menimbulkan realita pada gambar dan bentuk ekspresi murni

Kekurangan film

  1. Suara film tidak dapat diselingi dengan keterangan yang diucapkan sewaktu film diputar. Dan penghentian pemutaran akan mengganggu konsentrasi audien
  2. Apabila film diputar terlalu cepat, maka audien tidak bisa mengikuti dengan baik
  3. Sesuatu yang telah lewat sulit untuk diulang, kecuali memutar kembali secara keseluruhan
  4. Peralatan dan proses pembuaatanya cukup tinggi dan mahal