Dampak Positif-Negatif Globalisasi di Berbagai Bidang

Dampak Positif-Negatif Globalisasi di Berbagai Bidang

Dampak Positif-Negatif Globalisasi di Berbagai Bidang

1. Bidang ekonomi

 
Bidang ekonomi ditandai dengan adanya:
  • Perdagangan internasional dalam bentuk ekspor dan impor
  • Arus modal dalam bentuk pinjaman dan investasi antarnegara
  • Kebijakan pasar yang memengaruhi perekonomian negara

 

Kondisi semacam ini menimbulkan dua dampak, yaitu dampak positif dan negatif. Dampak positifnya antara lain sebagai berikut.
  • Taraf hidup dan pendapatan masyarakat meningkat.
  • Makin tersedianya lapangan pekerjaan.
  • Kualitas sumber daya meningkat karena persaingan global.
  • Barang produksi meningkat akibat pertumbuhan ekonomi yang berkembang.

 

Dampak negatifnya antara lain sebagai berikut.
  • Tatanan perekonomian yang berdasarkan kekeluargaan semakin pudar.
  • Timbulnya kelas-kelas ekonomi sehingga menimbulkan buruh dan majikan menjadi perbedaan atau kesenjangan.
  • Barang-barang yang kurang bermutu menumpuk mengakibatkan kerugian yang besar sehingga ekonomi negara tidak menentu.

 

2. Bidang Politik
Bidang politik ditandai dengan adanya:
  • Masuknya nilai-nilai demokrasi dan kesadaran berpolitik. Contoh : masyarakat mulai berani mengkritik pemerintah yang tidak menjalankan fungsinya dengan baik.
  • Praktik demokrasi yang kurang sejalan dengan prinsip demokrasi di Indonesia.
  • Keterbukaan dalam menyelenggarakan pemerintahan semakin mendapat evaluasi dari masyarakat.
  • Lahirnya partai-partai baru atau Lembaga Swadaya Masyarakat yang berbeda-beda maksud dan tujuannya.

 

Hal semacam ini mengakibatkan berbagai dampak baik segi positif maupun negatif . Dari segi positif antara lain sebagai berikut:
  • Masyarakat dapat menggunakan hak berpolitik dengan bebas.
  • Hak Asasi Manusia semakin diakui keberadaannya.
  • Masyarakat dapat menggunakan haknya secara langsung.

 

Dari segi negatif antara lain.
  • Musyawarah sebagai proses demokrasi semakin ditinggal kan.
  • Masyarakat cenderung mementingkan kepentingan kelompok daripada kepentingan umum.
  • Sifat anarkhis sulit dibendung .

 

 
3. Bidang Sosial Budaya
Bidang sosial budaya ditandai adanya:
  • Masuknya budaya asing melalui berbagai media antara lain melalui internet, televisi, media cetak, radio, dan VCD.
  • Semakin pudarnya kebudayaan sendiri.
  • Makin melunturnya budaya gotong royong di masyarakat.
  • Sifat individualisme semakin merebak di berbagai tempat kehidupan.

 

Hal semacam ini akan menimbulkan berbagai dampak positif maupun negatif. Dampak positifnya antara lain sebagai berikut.
  • Banyak model bangunan rumah maupun gedung perkantoran bermotif Eropa.
  • Bidang pendidikan yang dulunya menggunakan mesin ketik dalam mengolah data, sekarang beralih menggunakan komputer.
  • Bidang kesehatan yang dulunya menggunalkan pengobatan tradisional sekarang menggunakan pengobatan yang modern.
  • Model pakaian yang beraneka ragam.

 

Sementara itu, dampak negatifnya antara lain sebagai berikut.
  • Proses pembelajaran berbasis kesadaran semakin ditinggalkan.
  • Bidang kesenian, generasi muda sekarang sedikit yang ikut melestarikan kesenian daerah.
  • Bidang properti, banyak perumahan elite gaya Eropa menggunakan perumahan rakyat biasa.
  • Bidang model pakaian masyarakat cenderung tidak memperhatikan kesopanan.

Sumber: https://student.blog.dinus.ac.id/handay/seva-mobil-bekas/