Definisi General Equilibrium

Definisi General Equilibrium

Definisi General Equilibrium

Definisi General Equilibrium

General equilibrium adl keseimbangan produsen yg outputnya

Didistribusikan secara sempurna kpd konsumen shg akhirnya terjadi keseimbangan pd konsumen
 Asumsi yg digunakan (asumsi neo klasik) :
 Produksi dlm perekonomian
– 2 barang (X & Y)
– 2 faktor produksi (L dan K)
˜ Pertukaran dlm perekonomian
– 2 individu / konsumen (A & B)
– 2 barang (X & Y)
 General equilibrium (Keseimbangan Umum)
– 2 individu/konsumen (A & B) – 2 barang (X & Y)
– 2 faktor produksi (L & K)
General Equilibrium Domestik
 General equilibrium domestik tercapai bila produksi, konsumsi dan distribusi berada dlm keseimbangan. Keseimbangan ini terjadi secara simultan
 Equilibrium produksi
Equilibrium produksi ditunjukkan dg production possibility curve (PPC) yg dibentuk dr contract curve (kurva yg menunjukkan semua pengusaha dlm perekonomian tsb seimbang)

Equilibrium produksi jk isocost bersinggungan

Dengan isoquant tjd antara 2 produsen scr simultan.
– titik equilibrium mrpk alokasi sumberdaya pareto optimal dg menggunakan edgeworth box (input space) dimana sumbu2 input bersinggungan dg isocost & isoquant
 Produksi dalaDi dalam perekonomian diasumsikan :
j Hanya ada 2 perush yg memproduksi 2 barang (X & Y)
j Perush hanya menggunakan 2 faktor produksi, kapital (K) dan tenaga kerja (L)
j Penawaran K & L bersifat inelastis sempurna
Ke-2 perush memproduksi 2 barang (X & Y) dg menggunakan faktor produksi (K & L). Produksi tsb ditunjukkan oleh ke-2 gambar berikut ini. Kemudian ke-2 gambar tsb disatukan dlm sebuah kotak yg dikenal dg Edgeworth and Bowley Box
 Edgewort Dalam Edgeworth n Bowley box terdapat banyak titik2 keseimbangan antara ke-2 perush. Titik a dan b pd gb dibawah ini bukan merupakan titik alokasi yg efisien (Pareto inefficient allocation) krn masih memungkinkan meningkatkan sebuah perush meningkatkan jumlah produksinya tanpa mengurangi jumlah produksi perush yg lain.

Keseimbagan pd pasar produksi berada pd keadaan

MRTSXLK = w/r = MRTSYLK
Dimana PL = w dan Pk = r
Sehingga permintaan untuk L = dan K =
Gb dibawah ini adl Production Possibility Curve (kurva kemungkinan produksi) yg mrpk contract curve (berada pd sumbu input yaitu K & L) yg ditransformasikan pd sumbu output (X & Y)
 Pd saat ekuilibrium, perush akan berproduksi pd kurva PPC dimana MRPT = PX/PY
 Jk MRPT < PX/PY ñ memproduksi lebih banyak X dan lebih sedikit Y.
 Jk MRPT > PX/PY ï memproduksi lebih sedikit X dan lebih banyak Y.
Ekuilibrium terjadi pd saat MRSxy = PX/PY = MRPTXY

Keseimbangan konsumen

 Keseimbangan pd konsumen berada pd keadaan MRSA = PX/PY = MRSB
 Sehingga permintaan untuk X = dan Y =
Analog dg fenomena pd pasar produksi mk terjadi pertukaran pd pasar konsumen
 Contract curve adl kurva yg menghubungkan titik2 pareto efficient allocation seperti yg terlihat pd gb dibawah ini. Pd titik2 tsb berlaku MRSA = MRSB. Gb di bawah menunjukkan bahwa harga barang X lebih murah dr barang Y. Contract curve bergelombang (tdk lurus) disebabkan krn selera konsumen berbeda-beda.
 Utility Possibility Frontier (Kurva Batas Kemungkinan Utilitas) adl merupakan contract curve (berada pd sumbu output yaitu X dan Y) yg ditransformasikan pd sumbu utilitas (utilitas A dan utilitas B). Kurva UPF bergelombang krn selera

Konsumen Tidak Sama

 Social Indifference Curve yaitu kurva utilitas dlm konteks yg lebih luas yaitu masyarakat. Diasumsikan ada 2 kelompok masyarakat yaitu kelompok masyarakat A dan B. Kurva tsb berbentuk mulus krn diasumsikan selera masyarakat sama.
 Social Welfare (Kesejahteraan Sosial) mencapai keseimbangan optimum ketika UPF bersinggungan dg SIC dimana slope UPF = slope SIC
 Pd kesejahteraan optimal terjadi :
MRTSXLK = w/r = MRTSYLK = MRTPXY = MRSA = PX/PY = MRSB = slope UPF = slope SIC

Sumber : https://bandarlampungkota.go.id/blog/jenis-dan-contoh-jaringan-hewan/