Dukung Pembangunan SMPN 6

Dukung Pembangunan SMPN 6

Dukung Pembangunan SMPN 6

Dukung Pembangunan SMPN 6

Sempat mendapatkan penolakan terkait rencana pembangunan SMPN 6 Lembang di Desa Gudang Kahuripan, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat kini telah mendapatkan dukungan dari semua pihak termasuk Ketua Komite SDN Pancasila yang sebelumnya menolak rencana pembangunan tersebut. Hal ini terlihat dari pernyataan dukungan yang juga dilengkapi tanda tangan semua pihak untuk pembangunan sekolah tersebut.

Camat Lembang Endang Hadiat menyatakan, pihak-pihak yang sebelumnya menolak rencana pembangunan SMPN 6 Lembang, saat ini sudah mendukung. Tentu, masyarakat menyambut baik lantaran hadirnya sekolah ini memberikan kemudahan bagi orangtua terutama para siswa yang akan melanjutkan ke tingkat SMPN. ’’Sempat mendapat penolakan, namun sekarang sudah mendukung semuanya dan pembangunan akan dilakukan di tahun ini,” ujar Endang di Lembang, kemarin.

Endang menuturkan, dukungan tersebut dituangkan dalam penandatanganan berita acara hasil musyawarah antara Pemerintah Kecamatan Lembang, Desa Gudangkahuripan, Dinas Pendidikan, perwakilan orang tua siswa serta perwakilan Komite SDN Pancasila.

Dari pihak komite sekolah, berita acara tersebut ditandatangani Hadi Nitihardja,

Ketua Yayasan Kinderdof yang menaungi SDN Pancasila. Dalam berita acara tersebut, ada tiga poin yang disepakati, yakni semua peserta musyawarah menyetujui rencana pembangunan SMPN 6 Lembang. Kedua, Pemkab Bandung Barat didorong untuk membangun SMPN tersebut di atas tanah kas desa seluas 4.582 meter persegi, di samping SDN Pancasila, Desa Gudangkahuripan. ’’Ketiga, kami mendesak pemerintah daerah untuk penuhi sarana pendidikan SMPN di wilayah Lembang,” ujarnya.

Kesepakatan tersebut, lanjut Endang, diperoleh setelah dilakukan pendekatan

dengan pihak Komite SDN Pancasila yang sempat menolak pembangunan SMP. Penolakan tersebut, menurut dia, hanya terjadi karena miskomunikasi. ’’Awalnya, komite SDN Pancasila mengira pembangunan SMP bakal menggunakan sebagian lahan sekolah mereka. Padahal kenyataannya tidak demikian. Pembangunan SMP akan menggunakan tanah kas desa,” tuturnya.

Sementara itu, Kabid SD Disdikpora Kabupaten Bandung Barat Juhro Hamdan

menuturkan, pihaknya bersyukur dengan adanya persetujuan dari sejumlah warga di Desa Gudang Kahuripan terkait penetapan lokasi tanah untuk pembangunan gedung SMPN 6 yang rencananya akan dibangun di kawasan SDN Pancasila tersebut. Dia menjelaskan, rencana pembangunan sekolah SMPN 6 ini bukan tanpa alasan, karena selama 6 tahun terakhir ini, status gedung sekolah SMPN 6 untuk kegiatan belajar mengajar, masih menumpang di SMPN 2 Lembang yang lokasinya di Desa Langen Sari. ’’Kami berharap semua pihak ikut membantu dan mendukung rencana pembangunan sekolah ini. Apalagi, siswa SMPN 6 Lembang ini sudah lama ikut belajar di sekolah lain,” ungkapnya. (drx/vil)

 

Sumber :

https://gumroad.com/l/bisnis