Fabel Angsa dan Kura Kura

Di sebuah danau di hutan, hiduplah dua ekor angsa kakak beradik dan seekor kura-kura.

Mereka adalah teman akrab.

Mereka selalu bermain dan berenang bersama-sama.

Kura-kura selalu senang menyambut kedatangan angsa.

Biasanya, para angsa datang dengan membawa beragam cerita yang menakjubkan.

Cerita itu adalah pengalaman mereka ketika mereka terbang di angkasa.

Selama ini, Kura-kura memang hanya menetap di danau dan belum pernah pergi ke tempat lain.

Oleh karena itu, ia senang mendengarkan pengalaman para angsa yang sering bertualang.

Seperti sore ini. Kura-kura sudah menunggu di sebuah batu di tepi danau.

Dari kejauhan, terlihat dua sahabatnya terbang beriringan. Lalu, mereka mendarat tepat di dekat Kura-Kura.

“Wah, tampaknya kalian senang sekali sore ini,” sambut Kura-kura.

“Tadi kami melihat anak-anak di perkampungan penduduk. Mereka bermain-main. Pokoknya seru sekali!” cerita salah satu angsa.

“Wah, senangnya jadi kalian. bisa melihat dunia dari angkasa. Sedangkan aku, hanya hewan lamban,” ucap Kura-kura.

Wajahnya berubah menjadi sedih.

Ia lalu menceburkan diri ke dalam danau.

Melihat hal itu, para angsa menjadi iba. Kedua angsa itu berpikir.

Mereka ingin membantu sahabat mereka melihat dunia yang luas.

Tiba-tiba, salah satu angsa mendapat ide.

“Aha! Aku punya ide. Besok pagi, kita ajak Kura-kura melihat dunia,” ajak salah satu angsa.

Benar saja. Pagi-pagi sekali, para angsa menemui Kura-kura.

“Hai, Kura-kura. Hari ini kami akan membawamu melihat dunia. Apa kamu bersedia?” tanya salah satu angsa.

Alangkah bahagianya Kura-kura. Ia langsung menyetujui ajakan angsa.

“Tapi, ada satu syarat yang harus kamu patuhi,” jelas angsa yang lain.

“Apa itu?” tanya Kura-kura, penasaran.

“Saat sedang di angkasa, jangan sekalipun kamu membuka mulut,” ucap si angsa.

Kura-kura pun setuju. Ternyata Kura-kura disuruh menggigit sebatang ranting, sementara kedua ujung ranting dipegang oleh kaki angsa. Dalam hitungan detik…

Wuss!! Mereka pun terbang ke angkasa.

Di angkasa, Kura-kura melihat betapa indahnya pemandangan di bawah.

Ia sungguh senang. Dunia benar-benar sangat indah jika dilihat dari angkasa.

Ketika sedang terbang, mereka berpapasan dengan Bangau.

“Wah, Kura-kura bisa terbang. Memang pantas ia menjadi raja di danau,” ucap Bangau.

Mendengar perkataan Bangau, Kura-kura menjadi besar kepala. Ia berkhayal menjadi raja.

Olala, tanpa disadarinya, mulutnya terbuka. Seketika, Kura-kura terjatuh. Cangkangnya pun menghantam batu. Sungguh, sakit sekali rasanya.

Baca Juga :