FKPD Jaring Penggerak Pendidikan Di Indonesia

FKPD Jaring Penggerak Pendidikan Di Indonesia

FKPD Jaring Penggerak Pendidikan Di Indonesia

FKPD Jaring Penggerak Pendidikan Di Indonesia

Wisnu, Project Manager of Gerakan Tanimbar Mengajar, menyatakan Forum Kemajuan Pendidikan Daerah (FKPD) merupakan sarana untuk menjaring penggerak pendidikan dari 24 kabupaten Indonesia Mengajar.

“FKPD merupakan sebuah forum inisiasi Indonesia Mengajar untuk mempertemukan para penggerak pendidikan dari 24 kabupaten Indonesia Mengajar,” katanya di Ambon, Senin (5/12).

Ia mengungkapkan, forum tersebut awalnya diadakan oleh tim Indonesia Mengajar

pada 2013 di Jakarta, kemudian dilanjutkan di di Purwakarta Jawa Barat pada 2014.

Sejak tahun 2015 persiapan dan pelaksanaan FKPD diserahkan kepada daerah penempatan Indonesia Mengajar.

“Tahun 2015 Pemerintah Provinsi Lampung mengadakan FKPD di daerah untuk pertama kalinya, tepatnya di Kabupaten Tulang Bawang Barat, tahun ini kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB) berkesempatan menjadi tuan rumah FKPD dengan tema “Teman dan Cita-cita Pendidikan”,” katanya.

Menurut dia, sebanyak sembilan daerah hadir dalam kegiatan yang dilaksanakan 28 – 30 November 2016 di Saumlaki MTB yaitu Kabupaten Aceh Utara, Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), Kabupaten Musi Banyuasin, Gresik, Banggai,Majene, Bima, dan Kabupaten Kepulauan Yapen.

Daerah yang hadir tersebut lanjutnya, merupakan sembilan dari 24 kabupaten

wilayah kerja Indonesia Mengajar. Perwakilan yang hadir dari setiap kabupaten adalah mereka yang disebut penggerak orang yang berkecimpung di dunia pendidikan.

“Para penggerak juga aktif dalam komunitas, dan telat melakukan perubahan di daerahnya sekecil apapun lingkup perubahannya. Para penggerak inilah yang menjadi rekan kerja selama pengajar muda bertugas di kabupaten,” ujarnya.

Dijelaskan Wisnu, para penggerak tersebut dipertemukan dalam forum yang terdiri atas tiga sesi yakni bercermin, berbagi, dan bercita-cita.

Secara bertahap setiap peserta diajak merefleksikan tantangan dan kemajuan pendidikan yang telah dicapai di daerah masing-masing, membagi strategi dan solusi kepada perwakilan daerah lain, kemudian merumuskan cita-cita bersama.

 

“Karena pendidikan, sesuai semangat Indonesia mengajar adalah tanggung jawab

kita, yang menjadi sebuah impian yang harus dikerjakan bersama,” tandasnya.

Ia menambahkan, pelaksanaan FKPD 2016 bertujuan untuk merajut jejaring pertemanan baru demi merangkai cita-cita pendidikan untuk Indonesia.

“Walaupun forum ini telah dilaksanakan selama empat kali, tapi sebagian besar dari peserta yang akan hadir masih asing satu sama lain. Para penggerak dari setiap daerah ini menghadapi tantangan yang sama dalam mengajar tetapi dengan kerinduan yang sama untuk masa depan anak-anak,” katanya.

 

Sumber :

https://obatsipilisampuh.id/sejarah-wayang-kulit/