Harga Beras yang Masih Tinggi

Harga Beras yang Masih Tinggi

Harga Beras yang Masih Tinggi

Harga Beras yang Masih Tinggi

BANDUNG – Harga beras di wilayah Jabar masih tergolong tinggi. Kondisi itu menghambat Perum Bulog Divisi Regional (Divre) Jabar untuk melakukan penyerapan beras.

Kepala Humas Perum Bulog Divre Jabar, Sumarna Muharif mengatakan penyerapan

masih terus dilakukan walau harga gabah dan beras masih melebihi harga pokok pembelian (HPP).

“Memang, beberapa daerah sudah memasuki musim panen. Akan tetapi, situasi itu

tidak terlalu berpengaruh pada harga gabah dan beras. Bahkan pasca kenaikan HPP beberapa waktu lalu, harga jual di beberapa daerah mengalami kenaikan.”

Diungkapkan, tahun ini, HPP gabah pada level petani senilai Rp 4.600 per kilogram. Sedangkan harga jual komoditi itu pada tingkat penggilingan, lebih mahal Rp 50 per kilogram atau Rp 4.650 per kilogram. Untuk beras, HPP 2015 senilai Rp 7.300 per kilogram.

Keadaan itu pun, imbuh dia, turut menjadi kendala Bulog untuk menyerap beras

medium, yang memang menjadi target penyerapan. Akan tetapi, tegasnya, hal itu tidak menjadi alasan bagi pihaknya untuk menunda proses penyerapan. Artinya, jelas dia, pihaknya terus berupaya keras melakukan penyerapan. Soal prognosa penyerapan, Sumarna mengungkapkan, tahun ini, proyeksinya sekitar 390.000-400.000 ton.

 

Sumber :

https://steemit.com/blog/@alistudio/jaring-jaring-kubus