Jenis-Jenis Produk Pasar Modal adalah

Jenis-Jenis Produk Pasar Modal adalah

Jenis-Jenis Produk Pasar Modal adalah

Saham Biasa (Common Stock)

Saham Biasa merupakan bukti pemilikan yang dimiliki seseorang atau badan usaha terhadap perusahaan tertentu. Jadi, jika seseorang atau badan usaha telah membeli beberapa saham yang dimiliki perusahaan X, maka berarti orang atau badan usaha tersebut telah menjadi salah satu pemilik perusahaan X tersebut, atau dengan kata lain seseorang atau badan usaha yang membeli saham perusahaan X mempunyai sebagian dari perusahaan X itu. Apa manfaatnya membeli saham biasa suatu perusahaan? Dengan membeli saham biasa, maka pembeli saham tersebut akan mendapatkan dividen (pembagian keuntungan). Dividen ini akan diterima pemegang atau pemilik saham jika perusahaan mengalami laba (keuntungan), sedangkan jika perusahaan rugi maka pembeli saham tidak dapat menerima pembagian dividen.

Obligasi (Bond)

Obligasi (surat pengakuan utang) merupakan sebuah tanda bukti atas peminjaman uang dengan tingkat bunga tertentu yang akan dilunasi pada waktu jatuh tempo. Dengan demikian pembeli obligasi memiliki hak untuk  memperoleh bunga (yang disebut kupon) yang diterima secara rutin setiap periode tertentu, misalnya diterima setiap 3 bulan, 6 bulan, atau 1 tahun sekali. Selain itu, pembeli obligasi juga akan menerima kembali uang yang telah dipinjamkan ketika tanggal jatuh tempo (pelunasan). Obligasi berbeda dengan saham, salah satu perbedaanya adalah bunga obligasi akan tetap diterima oleh pembeli obligasi meskipun perusahaan tidak mendapat laba.

Obligasi Konversi (Confertible Bond)

Obligasi konversi memiliki kesamaan dengan obligasi biasa, namun terdapat perbedaan diantara keduannya, perbedaan tersebut yaitu apabila obligasi konversi dapat ditukar dengan saham biasa sesudah terpenuhi sejumlah syarat tertentu, diantara syarat tersebut menyatakan bahwa suatu obligasi konversi hanya dapat ditukar menjadi 3 lembar saham biasa setelah 1 Januari dalam tahun tertentu.

Saham Preferen (Preferred Stock)

Saham preferen atau saham istimewa. Saham preferen memiliki ciri-ciri memberikan hak kepada pemegang saham preferen untuk mendapat pembagian dividen paling dulu, memberikan hak untuk mendapat dividen dengan jumlah yang tetap atau persentase-nya tetap, dan memberi hak kepada pemiliknya untuk mendapat hak tambahan tertentu, misalnya, hak untuk memperoleh tambahan laba diluar yang sudah dibagikan secara tetap.

Reksadana

Reksadana yaitu suatu sarana untuk melakukan penghimpunan dana dari masyarakat yang mempunyai modal dan keinginan berinvestasi, namun memiliki keterbatasan waktu dan pengetahuan tentang pasar modal. Dalam Pasar Modal terdapat 2 bentuk reksadana, yaitu reksadana bentuk perseroan dan bentuk kontrak.

Waran

waran adalah surat berharga yang memberikan hak untuk membeli saham biasa pada waktu tertentu dan harga tertentu. Waran secara umum dijual bersamaan dengan produk lain, baik itu saham maupun obligasi. Jadi , waran bisa dikatakan sebagai bonus dalam penjualan surat berharga yang bertujuan untuk menarik minat pemodal. Agar lebih jelas, dicontohkan perusahaan “AB” menerbitkan obligasi yang memiliki jatuh tempo 5 tahun, Obligasi ini dijual dengan bonus 2 waran. Jadi apabila investor membeli obligasi dari PT AB maka investor tersebut akan mendapat 2 buah waran, dan dari setiap waran investor tersebut memiliki hak untuk membeli 1 lembar saham lagi.

Right

Seperti waran, Right merupakan surat berharga yang memberikan hak bagi pemodal untuk membeli saham baru yang dikeluarkan emiten. Perbedaan right dan waran salah satunya menyatakan bahwa pada umumnya waran hanya dijual bersamaan-sama dengan surat berharga lainnya, baik itu saham dan obligasi, sedangkan right tidak dijual bersamaan dengan produk lain. Right merupakan sebuah produk turunan saham. Penerbitan right atau Right issue pada umumnya dilakukan oleh emiten dengan tujuan menambah jumlah saham yang beredar, sehingga dengan penerbitan  right tersebut akan menambah jumlah modal atau dana yang emiten miliki.