KARAKTERISTIK GURU PENDIDIKAN SISWA BERBAKAT

KARAKTERISTIK GURU PENDIDIKAN SISWA BERBAKAT

KARAKTERISTIK GURU PENDIDIKAN SISWA BERBAKAT

KARAKTERISTIK GURU PENDIDIKAN SISWA BERBAKAT

Penelitian ini diawali dengan adanya kebutuhan mengenai rambu-rambu tentang karakteristik guru pendidikan siswa berbakat, mengingat pemerintah akhir-akhir ini tengah giat melaksanakan uji coba program percepatan belajar (acceleration) dan pengayaan (enrichment) di beberapa daerah di Indonesia. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan siswa berbakat apapun model dan bentuk layanannya.
Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif. Subjek penelitian adalah siswa yang mengikuti program percepatan belajar/akselerasi di SMA 3 dan SMAK I BPK Bandung dan guru yang mengajar di kelas tersebut. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner dan analisis data menggunakan kriteria kategori yang dibuat secara khusus setelah dilakukan pengolahan data dengan mencari rata-rata (mean).
Hasil penelitian adalah: Pertama, siswa pada program percepatan belajar/akselerasi dan guru yang mengajar di kelas tersebut berpendapat bahwa guru pendidikan siswa berbakat perlu memiliki atau memenuhi sejumlah karakteristik khusus jika mengajar siswa berbakat. Dari sejumlah karakteristik khusus tersebut, menurut siswa terdapat 15 karakteristik secara mutlak dan 6 karakteristik sebaiknya dimiliki guru pendidikan siswa berbakat, sedangkan menurut guru ada 11 karakteristik mutlak dan 10 karakteristik sebaiknya dimiliki. Kedua, terdapat persamaan dan perbedaan antara pendapat siswa dan guru mengenai karakteristik yang mutlak dan sebaiknya dimiliki oleh guru siswa berbakat. Persamaan dalam karakteristik mutlak sebanyak 8 aspek dan karakteristik sebaiknya dimiliki ada 4 aspek, sedangkan perbedaan pada karakteristik mutlak sebanyak 3 aspek dan sebaiknya dimiliki ada 2 aspek. Ketiga, siswa kelas akselerasi berpendapat bahwa sebagian besar guru yang mengajar mereka memiliki 10 dari 21 karakteristik ideal yang ditanyakan kepada mereka dan sisanya hanya dimiliki sebagian kecil guru. Keempat, tidak ada guru kelas akselerasi yang memiliki karakteristik minat terhadap buku lebih tinggi. Kelima, terdapat sejumlah perbedaan antara karakteristik ideal menurut ahli dengan karakteristik guru di lapangan.
Hasil studi ini menyampaikan beberapa rekomendasi kepada pihak terkait untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan siswa berbakat. Rekomendasi tersebut adalah 1) hasil studi ini dapat menjadi salah satu sumber/bahan dalam memperbaiki dan melengkapi pedoman seleksi guru biasa untuk menjadi guru pendidikan siswa berbakat, 2) sebagai bahan untuk menyusun program pelatihan guru pendidikan siswa berbakat dalam meningkatkan kemampuan dan keterampilan mereka, 3) bahan dalam penyusunan kurikulum pendidikan guru pendidikan siswa berbakat, 4) bahan dalam memperbaiki pedoman identifikasi anak berbakat, dan 5) bahan untuk menyusun program konseling bagi pendidikan siswa berbakat.

Baca Juga :