LKS, Lebih Mendekatkan dengan Industri

LKS, Lebih Mendekatkan dengan Industri

LKS, Lebih Mendekatkan dengan Industri

LKS, Lebih Mendekatkan dengan Industri

Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Tingkat Provinsi tahun ini berbeda dengan LKS tahun-tahun sebelumnya. Kelebihan LKS tahun ini di antaranya dikolaborasikan langsung dengan industri.

Terbukti dari 26 mata lomba dalam LKS tahun ini diselenggarakan di lokasi industri. Seperti 5 bidang lomba bidang IT dilaksanakan di Balai Pelatihan dan Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (BPPTIK) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) di Cikarang, Bekasi. Dulu, LKS biasanya dilaksanakan di sekolah.

“Mudah-mudahan LKS kali ini bisa dijadikan pilot project untuk LKS ke depannya.

Karena pelaksanaan LKS tahun ini benar-benar link and match dengan industri,” kata Koordinator Bidang Lomba IV (IT), Maulana Putra di BPPTIK Kominfo di Cikarang, Bekasi, Kamis 18 Oktober 2018.

Dikatakan, prosedur penilaian dan teknis lomba pun disesuaikan dengan industri. Baik itu fasilitas maupun dewan juri. “Juri semuanya dari industri,” ujar Maulana.

Menurut dia, dengan diselenggarakannya LKS di industri, selain memberikan suasana yang berbeda bagi peserta juga diharapkan menjadi langkah awal untuk pelaksanaan LKS ke depannya.

“Tentunya, kami juga berharap melalui LKS ini bisa melahirkan siswa SMK yang

berdaya saing dan inovatif. Serta kompetensi mereka dibutuhkan oleh industri,” katanya.

Terlebih, katanya Bekasi dikenal dengan daerah industri. Jadi, ketika berkoordinasi dengan industri, mereka sangat menyambut baik.

“Dan yang terpenting, kami ingin menghasilkan pemenang LKS dari Jabar yang sangat potensial. Karena mereka akan mewakili Jabar di LKS tingkat nasional,” ujar Maulana menegaskan.

Dikatakan, dalam bidang IT lomba yang digelar ada 5 bidang yakni Graphic Design

Technology, IT Software Solution for Business, Networking Support, Web Design, CAAD Mechanical Engineering. **

 

Sumber :

https://rushor.com/sejarah-kesenian-reog-ponorogo/