Pemanfaatan Tenaga Air

Pemanfaatan Tenaga Air

Pemanfaatan Tenaga Air

Pemanfaatan Tenaga Air

Air merupakan sumber energi yang murah dan relatif mudah didapat, karena pada air tersimpan energi potensial (pada air jatuh) dan energi kinetik (pada air mengalir). Tenaga air (Hydropower) adalah energi yang diperoleh dari air yang mengalir. Energi yang
dimiliki air dapat dimanfaatkan dan digunakan dalam wujud energi mekanis maupun energi listrik. Pemanfaatan energi air banyak dilakukan dengan menggunakan kincir air atau turbin air yang memanfaatkan adanya suatu air terjun atau aliran air di sungai. Sejak awal abad 18 kincir air banyak dimanfaatkan sebagai penggerak penggilingan gandum, penggergajian kayu dan mesin tekstil. Memasuki abad 19 turbin air mulai dikembangkan.

Kincir Air (Water Wheel)

Kincir air merupakan sarana untuk merubah energi air menjadi energi mekanik berupa
torsi pada poros kincir. Ada beberapa tipe kincir air yaitu :

Kincir Air Overshot

Kincir air overshot bekerja bila air yang mengalir jatuh ke dalam bagian sudu-sudu sisi bagian atas, dan karena gaya berat air roda kincir berputar. Kincir air overshot adalah kincir air yang paling banyak digunakan dibandingkan dengan jenis kincir air yang lain.
Keuntungan:
    • Tingkat efisiensi yang tinggi dapat mencapai 85%.
  • Tidak membutuhkan aliran yang deras.
  • Konstruksi yang sederhana.
  • Mudah dalam perawatan.
  • Teknologi yang sederhana mudah diterapkan di daerah yang terisolir.
Kerugian:
    • Karena aliran air berasal dari atas maka biasanya reservoir air atau bendungan air, sehingga memerlukan investasi yang lebih banyak.
  • Tidak dapat diterapkan untuk mesin putaran tinggi.
  • Membutuhkan ruang yang lebih luas untuk penempatan.
  • Daya yang dihasilkan relatif kecil.

Kincir Air Breastshot

Kincir air Breastshot merupakan perpaduan antara tipe overshot dan undershotdilihat dari energi yang diterimanya. Jarak tinggi jatuhnya tidak melebihi diameter kincir, arah aliran air yang menggerakkan kincir air disekitar sumbu poros dari kincir air. Kincir air jenis ini menperbaiki kinerja dari kincir air tipe undershot
Keuntungan:

    • Tipe ini lebih efisien dari tipe undershot
  • Dibandingkan tipe overshot tinggi jatuhnya lebih pendek
  • Dapat diaplikasikan pada sumber air aliran datar

Kerugian:

    • Sudu-sudu dari tipe ini tidak rata seperti tipe undershot (lebih rumit)
  • Diperlukan dam pada arus aliran datar
  • Efisiensi lebih kecil dari pada tipe overshot

Kincir Air Tube

Kincir air Tube merupakan kincir air yang kincirnya diletakkan secara horisontal dan sudu-sudunya miring terhadap garis vertikal, dan tipe ini dapat dibuat lebih kecil dari pada tipe overshot maupun tipe undershot. Karena arah gaya dari pancuran air menyamping maka, energi yang diterima oleh kincir yaitu energi potensial dan kinetik.


Keuntungan:

    • Memiliki konstruksi yang lebih ringkas
  • Kecepatan putarnya lebih cepat

Kerugian:

    • Tidak menghasilkan daya yang besar
  • Karena komponennya lebih kecil membutuhkan tingkat ketelitian yang lebih teliti

Kincir Air Undershot

Kincir air undershot bekerja bila air yang mengalir, menghantam dinding sudu yang terletak pada bagian bawah dari kincir air. Kincir air tipe undershot tidak mempunyai tambahan keuntungan dari head.Tipe ini cocok dipasang pada perairan dangkal pada daerah yang rata. Tipe ini disebut juga dengan ”Vitruvian”. Disini aliran air berlawanan dengan arah sudu yang memutar kincir.
Keuntungan:

    • Konstruksi lebih sederhana
  • Lebih ekonomis
  • Mudah untuk dipindahkan

Kerugian:

    • Efisiensi kecil
  • Daya yang dihasilkan relatif kecil

Sumber: https://www.ayoksinau.com/