Pengertian Akuntansi Syariah Menurut Para Ahli

Pengertian Akuntansi Syariah Menurut Para Ahli

Pengertian Akuntansi Syariah Menurut Para Ahli

  • Menurut Dr. Omar Abdullah Zaid

Menurut beliau akuntansi syariah ialah suatu aktifitas yang teratur berkaitan dengan pencatatn transaksi-transaksi, tindakan-tindakan, keputusan-keputusan yang sesuai dengan syari’at dan jumlah-jumlahnya. Didalamnya tercantum catatan-catatan yang representatif, serta berkaitan dengan pengukuran dengan hasil-hasil keuangan yang berimplikasi pada transaksi-transaksi, tindakan-tindakan dan keputusan-keputusan tersebut yang bertujuan untuk membantu pengambilan keputusan yang tepat.


  • Menurut Sofyan S. Harahap

Dalam bukunya “Akuntansi Islam” beliau mendefinisikan Akuntansi Islam atau Akuntansi Syariah pada hakekatnya ialah penggunaan akuntansi dalam menjalankan syariah Islam. Akuntansi syariah ada dua versi, Akuntansi syariah yang secara nyata telah diterapkan pada era dimana masyarakat menggunakan sistem nilai Islami khususnya pada era Nabi Saw, Khulaurrasyidin dna pemerintah Islam lainnya.


Kedua Akuntansi syariah yang saat ini muncul dalam era dimana kegiatan ekonomi dan sosial dikuasai “dihegemony” oleh sistem nilai kapitalis yang berbeda dari sistem nilai Islam. Kedua jenis akuntansi itu bisa berbeda dalam merespon situasi masyarakat yang ada pada masanya. Tentu akuntansi ialah produk masanya yang harus mengikuti kebutuhan masyarakat akan informasi yang disuplainya.


  • Menurut Adnan M. Akhyar

Sedangkan Adnan M. Akhyar mendefinisikan Akuntansi Syariah sebagai praktek akuntansi yang bertujuan untuk membantu mencapai keadilan sosial ekonomi “al falah”. Selain itu juga untuk mengenal sepenuhnya akan kewajiban kepada Tuhan, Individu dan masyarakat yang berhubungan dengan pihak-pihak terkait pada aktivitas ekonomi seperti akuntan, manajer, auditor, pemilik, pemerintah sebagai sarana bentuk ibadah.


  • Manurut Napier

Berbeda lagi dnegan Napier ia menjelaskan bahwa akuntansi syariah ialah bidang akuntansi yang menekankan kepada dua hal yakni kauntabilitas dan pelaporan. Akuntabilitas tercermin dari tauhid yakni dengan menjalankan segala aktivitas ekonomi sesuai dengan ketentuan Allah. Sedang pelaporan ialah bentuk pertanggung jawaban kepada Allah dan manusia.


  • Menurut Toshikabu Hayashi

Beliau menyebutkan bahwa akuntansi syariah ialah akuntansi yang berkonsep pada hukum syariah yang berasal dari Tuhan yang bukan ciptaan manusia. Akuntansi syariah menuntut agar perusahaan memiliki etika dan tanggung jawab sosial, bahkan pertanggungjawaban akhirat, dimana setiap orang akan diminta pertanggungjawaban atas segala tindakannya di dunia.


Dari berbagai pendapat diatas dapat kita simpulkan, akuntan syariah ialah proses akuntansi yang berdasarkan pada prinsip-prinsip syariah. Lebih jelasnya ialah suatu proses akuntansi untuk transaksi-transaksi syariah seperti murabahah, musyrakah, mudharabah dan lainnya.


Sumber: https://virtuco.co.id/ball-resurrection-apk/