• Pengertian Jasa (Pelayanan)

Zeithaml dan Bitner dalam Hurriyati  (2005) mengemukakan bahwa pada dasarnya jasa adalah seluruh aktivitas ekonomi dengan output selain produk dalam pengertian fisik, dikonsumsi, dan diproduksi pada saat yang bersamaan, memberikan nilai tambah, dan secara prinsip tidak berwujud (intangible) bagi pembeli pertamanya. Sementara payne dalam Yazid (2005) mengemukakan bahwa jasa adalah aktivitas ekonomi yang mempunyai sejumlah elemen (nilai atau manfaat) yang tidak berwujud yang berkaitan dengannya, dan melibatkan sejumlah, interaksi dengan konsumen atau dengan barang-barang milik, tetapi tidak menghasilkan transfer kepemilikan.

Kotler (2009) mendefenisikan jasa sebagai tindakan atau perbuatan yang dapat ditawarkan oleh suatu pihak kepada pihak lain yang pada dasarnya bersifat intangible (tidak berwujud fisik) dan tidak menghasilkan kepemilikan sesuatu. Walaupun demikian, produk jasa bias berhubungan dengan produk fisik maupun tidak. Maksudnya, ada produk jasa murni dan ada pula jasa yang membutuhkan produk fisik sebagai persyaratan utama.

Berdasarkan beberapa definisi di atas, jasa pada dasarnya adalah sesuatu yang mempunyai cirri-ciri sebagai berikut:

  1. sesuatu yang tidak berwujud, tetapi dapat memenuhi kebutuhan konsumen.
  2. Proses produksi jasa dapat menggunakan atau tidak menggunakan bantuan suatu produk fisk.
  3. Jasa tidak mengakibatkan peralihan hak atau kepemilikkan.
  4. Terdapat interaksi antara penyedia jasa dengan pengguna jasa.

 

https://penirumherbal.co.id/the-doomsday-apk/