Pengumpulan Data

Dalam penelitian, teknik pengumpulan data merupakan faktor penting demi keberhasilan penelitian. Hal ini berkaitan dengan bagaimana cara mengumpulkan data, siapa sumbernya, dan apa alat yang digunakan.

Jenis sumber data adalah mengenai dari mana data diperoleh. Apakah data diperoleh dari sumber langsung (data primer) atau data diperoleh dari sumber tidak langsung (data sekunder).

Metode Pengumpulan Data merupakan teknik atau cara yang dilakukan untuk mengumpulkan data. Metode menunjuk suatu cara sehingga dapat diperlihatkan penggunaannya melalui angket, wawancara, pengamatan, tes, dkoumentasi dan sebagainya.

Transformasi Data

  1. Pengertian Transformasi Data

Transformasi Data adalah upaya yang dilakukan dengan tujuan utama untuk mengubah skala pengukuran data asli menjadi bentuk lain sehingga data dapat memenuhi asumsi-asumsi yang mendasari analisis ragam.

  1. Jenis Transformasi Data

Transformasi data ada beberapa jenis, antara lain:

  1. a)Transformasi Square Root (Akar),
  2. b)Tansformasi Logaritma,
  3. c)Transformasi Arcsin,
  4. d)Transformasi Square (Kuadrat),
  5. e)Transformasi Cubic (Pangkat Tiga),
  6. f)Transformasi Inverse (Kebalikan),
  7. g)Transformasi Inverse Square Root (Kebalikan Akar),
  8. h)Transformasi Inverse Square (Kebalikan Kuadrat),
  9. i)Transformasi Inverse Cubic (Kebalikan Pangkat Tiga),
  10. j)Transformasi Reverse Score (Balik Skor).
  11. Rumus Transformasi Data

Bahasan di bawah ini dijelaskan Rumus Transformasi Data.

  1. a)Transformasi akar

Transformasi jenis ini disebut juga dengan istilah transformasi akar kuadrat (square root). Transformasi akar digunakan apabila data anda tidak memenuhi asumsi kehomogenen ragam. Dengan kata lain transformasi akar berfungsi untuk membuat ragam menjadi homogen.

Kalau X adalah data asli anda, maka X’ (X aksen) adalah data hasil transformasi anda. Jadi X = X’.

Apabila data asli anda menunjukkan sebaran nilai antara 0 – 10, maka anda gunakan transfromasi akar X + 0,5. Dan apabila nilai ragam data anda lebih kecil gunakan transformasi akar X + 1.

Transformasi akar ini dapat juga anda gunakan untuk data persentase apabila nilainya antara 0 – 30%. Jika kebanyakan nilainya adalah kecil, khususnya jika ada nilai 0, maka gunakan transformasi akar X + 0,5 daripada akar X.

  1. b)Rumus Transformasi Akar

Rumus Excel Transformasi Akar adalah: =SQRT(Data Asli + 0,5). Apabila data asli ada di Cell A4 maka rumusnya =SQRT(A4 + 0,5).

Cara Compute Transformasi Akar Pada SPSS adalah: Klik Menu, Transform, Compute Variabel, Pada Target Variabel Beri Nama Misal “Transform” dan Pada Kotak Numeric Expression isi dengan: SQRT(Variabel Asli + 0,5). Apabila Variabel Asli memiliki nama (name) “Var1” maka: SQRT(Var1 + 0,5).

 

https://movistarnext.com/