Rahasia Guru Hebat Menghadapi Murid yang Mengalami Kegagalan

Apakah Bapak/Ibu Guru dulu mulai kewalahan hadapi murid yang mengalami kegagalan? Gagal mendapatkan nilai atau rangking yang diinginkan? Atau bingung hadapi murid yang malas belajar dan jarang mengerjakan tugas, tetap berkunjung terlambat dan tidur di di dalam kelas, atau ketinggalan jauh di dalam pelajaran? Yuk, kita bahas apa yang bisa Bapak/Ibu laksanakan hadapi murid-murid tersebut!

1. Diskusikan bersama dengan orang tua

Tanggung jawab untuk mengajar anak bukanlah hanya tugas Bapak/Ibu sebagai guru, melainkan termasuk tugas orang tua. So, dikala ada murid yang mempunyai masalah maka diskusikanlah bersama dengan orang tua murid berikut sebab mungkin saja orang tuanya tidak mengetahui tentang hal tersebut.

2. Beri motivasi

Menghadapi murid yang mempunyai masalah mungkin bisa memicu frustasi dan lelah, tetapi coba bayangkan bagaimana bersama dengan perasaan murid tersebut? Bisa menjadi dia lebih frustasi dan kesal pada dirinya sendiri. Maka perlu untuk konsisten menumbuhkan rasa optimis pada dirinya dan pada diri Anda termasuk bahwa ia bisa dan bisa untuk berubah menjadi lebih baik.

3. Tanya dan menawarkan bantuan

Bertanya merupakan hal yang sederhana, tetapi jarang sekali dilakukan. Tanyakan pada murid yang mengalami kegaglan, apa yang bisa Bapak/Ibu bantu sebagai gurunya. Bisa menjadi murid berikut tidak menjawab atau tidak menyebutkan apa-pun dikala ditanya, tetapi tidak ada salahnya ‘kan untuk dicoba? Tetap sabar dan beritahu pada murid bahwa Bapak/Ibu adalah orang yang bisa mereka percaya, agar murid bisa lebih nyaman untuk menceritakan kendala belajarnya.

4. Amati

Kalau memang murid tidak menjawab dikala ditanya, maka coba untuk lebih memperhatikannya. Bisa menjadi mereka punyai ada masalah belajar (learning disabillity), persoalan di rumah, butuh kacamata, atau ternyata terlampau banyak bermain video games, dan lain sebagainya. Kita condong lebih ringan untuk menilai seseorang berdasarkan yang tampak berasal dari luar dibanding berupaya untuk mengetahui lebih dalam.

5. Jangan menyerah

Menjadi guru tidak hanya sekadar mengemukakan materi pelajaran, memeriksa tugas murid, dan mengimbuhkan penilaian murid. Guru tidak hanya mengajar, tetapi termasuk mendidik. Ingatlah bahwa apa yang Bapak/Ibu laksanakan sekarang bisa membuat perubahan era depan seorang anak Indonesia. Semangat konsisten Bapak/Ibu, jangan menyerah!

6. Refleksikan kegagalannya

Ketika murid mengalami kegagalan, bantu ia untuk laksanakan refleksi diri. Ada berbagai cara yang bisa dilakukan, bergantung pada umur anak. Salah satu yang bisa Anda laksanakan ialah memintanya untuk menuliskan lebih kurang mengapa ia bisa mendapatkan hasil demikian dan apa saja yang bisa dikerjakan untuk tingkatkan hal tersebut. Kemudian berikan impuls pada mereka untuk laksanakan hal-hal berikut dan berikan petunjuk jika ada cara lain yang bisa mereka lalukan.

7. Memberikan alternatif belajar

Tidak semua murid punyai cara belajar yang sama. Ada murid yang cepat menangkap penjelasan guru di ruang kelas, ada yang wajib belajar sambil mendengarkan musik, dan lain-lain, semua murid punyai caranya masing-masing.

Selengkapnya : https://www.ruangguru.co.id/