Skandal Rusia: Mega proyek pusat antariksa Vostochny arahan Putin ‘kecolongan’ Rp2,4 triliun

Skandal Rusia Mega proyek pusat antariksa Vostochny arahan Putin ‘kecolongan’ Rp2,4 triliun

Proyek pembuatan pusat antariksa Vostochny arahan Presiden Rusia, Vladimir Putin, telah “kecolongan” sedikitnya 11 miliar rubel atau setara Rp2,4 triliun yang menyebabkan sejumlah petinggi dipenjara.

Komite Penyelidikan Federal Rusia (SK) mengatakan tengah menangani lebih dari 12 kasus pidana terkait pencurian dalam mega proyek ini.

Sejauh ini hukuman penjara terlama dijatuhkan kepada Yuri Khrizman, mantan

kepala perusahaan konstruksi negara Dalspetsstroy. Dia dihukum selama 11,5 tahun.

Karpet merah untuk Vladimir Putin di Arab Saudi
Negara kecil yang berambisi memimpin penjelajahan antariksa
Wahana New Horizons capai Ultima Thule, objek antariksa terjauh berjarak 6,5 miliar kilometer
Pulau ‘mirip lokasi syuting Star Trek’ tempat para astronaut bersiap pergi ke Mars

Prof Mark Galeotti, pakar dari Royal United Services Institute (Rusi), menuturkan kepada BBC bahwa skandal proyek Vostochny menandai besaran korupsi di tubuh pemerintahan Rusia yang dipimpin Putin.

“Bagaimana bisa Anda menanganinya tanpa mendeklarasikan perang terhadap elite-elite Anda sendiri? Dia tidak siap melakukannya. Ketergantungan pada berbagai mega proyek seperti ini hampir selalu menciptakan peluang-peluang besar untuk menggelapkan uang,” kata Galeotti.
Mengapa Vostochny begitu penting bagi Rusia?

Vostochny dimaksudkan sebagai tempat peluncuran roket sipil pertama di Rusia

untuk tujuan komersial. Peluncuran perdana berlangsung pada April 2016 dan sejak peristiwa itu ada empat peluncuran serupa.

Lokasinya adalah di bagian timur Rusia, jauh dari kota-kota besar sehingga mengurangi risiko puing-puing roket menimpa daerah permukiman besar. Pada era Uni Soviet, lokasi itu berfungsi sebagai pangkalan rudal bernama Svobodny.

Misi antariksa adalah masalah kebanggaan nasional bagi Rusia. Lagipula, Uni Soviet yang pertama mengirim manusia ke luar angkasa, Yuri Gagarin pada 1961.

Saat berkunjung ke Vostochny pada September lalu, Putin berkata kepada para

petinggi: “Ini adalah proyek konstruksi terpenting negara ini yang punya signifikansi nasional.”

Membangun Vostochny juga dipandang sebagai langkah politik karena sampai sekarang Rusia masih mengandalkan tempat peluncuran Baikonur di Kazakhstan untuk misi antariksa internasional.

 

sumber :

https://merpati.co.id/seva-mobil-bekas/