Solusi Anak Belum Bisa Baca

Ayah bunda, sebentar lagi ananda bakal masuk SD. Biasanya begitu anak telah waktunya masuk SD, nyaris semua orang tua stres. Bukan melulu lantaran menggali sekolah yang pas, namun juga dapat karena ananda belum bisa membaca.

Dalam ilmu psikologi dan kedokteran, diagnosa keterlambatan pertumbuhan bicara dinamakan disleksia. Disleksia ialah gangguan neurologis yang memprovokasi perkembangan menyimak dan mencatat saat anak berusia minimal 8 tahun. Gejala utamanya ialah kesulitan dalam mengetahui bacaan.

Namun, bukan berarti seluruh anak yang merasakan keterlambatan menyimak langsung divonis disleksia sebab perlu pengecekan mendalam guna meyakinkannya.

Lalu apa problem yang sebenarnya?

Tidak adanya minat belajar
Minat ditafsirkan sebagai desakan dari dalam diri sendiri untuk menggarap sesuatu. Pada anak, minat bakal muncul andai ia menggarap apa yang ia suka. Agar anak inginkan dan suka membaca, pakai metode yang menyenangkan. Jika anak belum tertarik guna membaca, tetapi metodenya dirancang dengan mengasyikkan maka bakal tumbuh ketertarikan guna membaca. Setelah dapat membaca maka pekerjaan membaca bakal semakin menyenangkan untuk anak. Proses berikut yang dilaksanakan di biMBA-AIUEO.

biMBA merealisasikan metode 100 % fun learning, dengan kata lain semua pekerjaan yang dilaksanakan harus sepenuhnya mengasyikkan dengan teknik bermain seraya belajar. Bermain ialah anak menggarap sesuatu yang mengasyikkan baginya tanpa memikirkan masa yang bakal datang. Anak mana sih yang ga suka bermain? Coba ayah bunda perhatikan pekerjaan yang dilaksanakan anak dari bangun istirahat sampai istirahat lagi di malam hari, pekerjaan apa yang paling tidak sedikit dilakukannya? Ya, nyaris seluruh waktunya dikuras untuk bermain.

Tidak bertahap
Lakukan pengenalan menyimak secara bertahap, tidak boleh tiba-tiba langsung diluncurkan dengan huruf lantas ayah bunda mohon anak guna menghafalkannya sebab pasti akan menjemukan baginya. Lalu bagaimana caranya supaya bertahap dan menyenangkan?

Pertama ayah bunda dapat memperkenalkan bunyi huruf terlebih dahulu. Ayah bunda dapat mengajak anak berdendang lagu alfabet. Selain tersebut perdengarkan pun bunyi kata, awali dengan memperdengarkan kata kembar yang bermakna, gampang diucapkan, dekat dengan anak dan terdapat gambarnya laksana mama, papa, dede, susu, yoyo, dll.

Metode ini dinamakan dengan small step system, dengan kata lain proses belajar di biMBA-AIUEO dilaksanakan secara bertahap dan dicocokkan dengan keterampilan serta keinginan anak, dan pendekatannya dicocokkan dengan karakter, dan kesenangan anak (individual system) sampai-sampai dapat terbuat proses belajar yang menyenangkan untuk anak.

Sumber : http://www.pepperjamnetwork.com/tracking/cookie.php?data=S0tGRU1LRUpGSEpDRENNSEdLSw&tarurl=http%3A%2F%2Fwww.pelajaran.co.id