Tujuan & Politik Negara-Negara ASEAN

Tujuan & Politik Negara-Negara ASEAN

Tujuan & Politik Negara-Negara ASEAN

1. Tujuan ASEAN

Tujuan pembentukan ASEAN antara lain sebagai berikut.

 

  • Mempercepat pertumbuhan ekonomi, sosial, dan budaya di Asia Tenggara.
  • Mendorong perdamaian dan kestabilan regional di Asia Tenggara dengan menghormati keadilan dan tata hukum dalam hubungan antarnegara Asia Tenggara serta berpegang teguh pada asas Piagam PBB.
  • Mendorong kerja sama dan saling membantu dalam berbagai bidang yang merupakan kepentingan bersama dalam bidang ekonomi, sosial, budaya, teknik, dan ilmu pengetahuan.
  • Saling membantu dalam bentuk fasilitas latihan dan penelitian dalam bidang pendidikan, kejuruan teknik, dan administrasi.
  • Kerja sama dalam peningkatan pertanian, industri, perdagangan, komunikasi, dan peningkatan taraf hidup rakyat masing-masing negara anggota.
  • Mendorong untuk menelaah masalah Asia Tenggara.
  • Memelihara kerja sama dengan berbagai organisasi internasional dan regional antarnegara ASEAN.

 

Berdasarkan Deklarasi ASEAN Corcord di Bali, Deklarasi Menita (1987), dan Deklarasi Singapura (1992), antara lain menyatakan bahwa kerja sama ASEAN diarahkan bagi peningkatan taraf hidup masyarakat, perluasan dan peningkatan partisipasi kaum wanita, pemuda dan LSM ASEAN. Di samping itu, juga menangani bidang kesehatan, tenaga kerja, hukum, kependudukan, lingkungan hidup, pendidikan, kebudayaan dan penerangan, pembangunan anak dan iptek, serta mencegah penyalahgunaan dan pemberantasan peredaran/perdagangan gelap narkotika.
2. Politik dan Keamanan Negara-Negara ASEAN
ASEAN berkehendak memperkokoh perdamaian dan stabilitas regional dengan berpegang pada prinsipprinsip Piagam PBB. ASEAN dibentuk untuk menciptakan kawasan Asia Tenggara yang aman dan damai, bebas, dari campur tangan kekuatan-kekuatan dari luar kawasan, serta mengupayakan penyelesaian konflik-konflik melalui cara-cara damai dan bersahabat.
KTT ASEAN IV di Singapura menetapkan agar negara-negara anggota ASEAN meningkatkan upaya dalam kerja sama di bidang politik dan keamanan. Pada Juli 1993, ASEAN setuju untuk mendirikan forum regional ASEAN (ARF/ASEAN Regional Forum) sebagai forum untuk membahas masalah politik dan keamanan di kawasan Asia Pasifik, berangggotakan enam negara ASEAN, tujuh mitra wicara, (Australia, Kanada, Uni Eropa, Jepang, Selandia Baru, Korea, dan Amerika Serikat), serta tiga negara peninjau (Laos, Vietnam, dan Papua Nugini), serta dua mitra konsultatif (Cina dan Rusia). Sidang pertama tingkat menteri ARF diselenggarakan di Bangkok 25 Juli 1994.

Baca Juga :